Diduga Pengedar Sabu Warga Rintis Disergap Tim Opsnal Reskrim Senapelan

    Diduga Pengedar Sabu Warga Rintis Disergap Tim Opsnal Reskrim Senapelan
    Diduga Pengedar Sabu Warga Rintis Disergap Tim Opsnal Reskrim Senapelan

    Pekanbaru, - Diduga pengedar, Tim Opsnal Reskrim Polsek Senapelan, sergap seorang Pemuda Jalan Hasanudin Gg. Amaliyah Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru pada Senin, (4/1/2022) siang.

    "Tersangka berinisial FR (26), kita amankan saat pelaku berada di Pemuda Jalan Hasanudin Gg. Amaliyah Kelurahan Rintis pada Senin, (4/1/2022) siang sekira pukul 14:00 WIB, " kata Kapolsek Senapelan Kompol. Arry Prasetyo, S.H, M.H, dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan Mitra Polresta Pekanbaru, Minggu (9/1/2022) di Pekanbaru.

    Dikatakan Kapolsek, dari tangan tersangka FR (26), Tim Unit Reskrim Polsek Senapelan berhasil mengamankan Narkotika Jenis Shabu seberat 4, 77 gram dari pelaku.

    Sebelum pelaku diamankan lanjut Kapolsek, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Hasanudin Gg. Amaliyah Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru, sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu,

    "Mendapat informasi tersebut, saya perintahkan Kanit Reskrim beserta Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan, " ujar Kapolsek.

    Dari hasil penyelidikan lanjut Kapolsek, Tim Opsnal Polsek Senapelan berhasil mengamankan tersangka inisial FR (26) saat berada di Jalan Hasanudin Gg. Amaliyah Kel. Rintis Kec. Lima Puluh Kota Pekanbaru pada Senin, (4/1/2022) siang.

    "Dari tangan tersangka FR (26) kami mengamankan barang bukti berupa satu paket plastik klip bening les merah ukuran sedang yang di dalamnya berisikan di duga narkotika jenis sabu seberat 4, 77 gram dan satu unit Handphone Merk VIVO warna Purple, " beber Kapolsek.

    Sementara hasil tes Urine yang dilakukan pihaknya lanjut Kapolsek, tersangka terkonfirmasi positif menggunakan Narkotika yang mengandung Metamfetamin.

    "Tersangka FR (26) akan dikenakan pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman Penjara Maksimal 20 tahun penjara atau denda maksimal Rp 10 miliar, " tutup, Kapolsek.(Mulyadi).

    Mulyadi,S.H,i.

    Mulyadi,S.H,i.

    Artikel Sebelumnya

    Curi Sepeda Motor Parkir di SM Amin, Pemuda...

    Artikel Berikutnya

    Kapolsek Tenayan Raya Ucapkan Selamat Milad...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 302

    Postingan Tahun ini: 1269

    Registered: May 24, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 289

    Postingan Tahun ini: 1785

    Registered: Jul 16, 2020

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 152

    Postingan Tahun ini: 258

    Registered: Mar 10, 2022

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    Postingan Bulan ini: 149

    Postingan Tahun ini: 448

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Narsono Son

    Wujud Bakti pada Negeri, Kemenkumham Jateng Dukung Launching Buku Sesepuh Berbagi
    Percepatan Vaksin Babinsa Koramil Tegal Timur Dampingi Nakes Vaksinasi Door to Door
    Jaga Budaya Leluhur, Babinsa Sukoharjo Kawal Kirab Dan Jamasan Pusaka
    TMMD Reg 113 di Dukung Penuh Seluruh Ketua RT/RW dan Warga Desa Nanggulan

    Follow Us

    Recommended Posts

    Polri Paparkan Pengamanan dan Penanganan Bencana 91 Command Center Bali ke Deputi Sekjen PBB
    Zainal Bintang: Rindu Elon Musk
    Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Pati, Kabareskrim: Kasus Terbesar Sepanjang 2022
    AMPR Ditinggal Kawan Politik Syamsuar Jadi Linglung
    Tak Hanya Vaksin Covid-19, Suir Syam Minta Pemerintah Genjot Imunisasi Penyakit Menular